Nahdlatul Wathan Bersatu

Dua tokoh sentral ormas Nahdlatul Wathan (NW), Hj. Sitti Rauhun ZAM dan Hj. Sitti Raehanun ZAM, Selasa (4/5) malam kemarin akhirnya bertemu di Mushalla Al-Abror dekat Makam Almagfurulahu Maulana Syeikh TGKHM. Zainuddin Abdul Madjid. Kedua kakak beradik putri pendiri NWDI dan NBDI dan NW Almagfurulahu Maulana Syeikh TGKHM. Zainuddin Abdul Madjid tersebut praktis membuat para jamaah yang hadir terharu dan bahkan menangis sembari meneriakkan Allahu Akbar.

Hj. Sitti Raehanun yang datang didampingi putranya, TG.H. Lalu Gede Wirasakti Amir Murni,Lc.MA disambut oleh kakaknya Hj. Sitti Rauhun ZAM di dampingi putranya, Tuan Guru KH. M. Zainul Majdi, M.A dan Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Mereka dengan khusyuk melakukan ziarah di makam Almagfurulahu Maulana Syeikh TGKM. Zainuddin Abdul Madjid di dalam kompleks Mushala Al Abror, Pancor.

Seusai ziarah makam , kemudian menuju kediaman Hj. Sitti Rauhun. Menurut pemantauan wartawan nahdlatulwathan.org, suasana penuh haru dan bahkan diselingi tawa canda antara ibu dan anak serta antara keponakan dengan bibi demikian terasa.
Bertemunya kedua tokoh sentral NW tersebut sejatinya telah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat NTB, tidak hanya jemaah NW, tetapi juga komponen masyarakat lainnya.
Kemudian, tanda-tanda Ishlah makin kental manakala Wakil Bupati (Wabup) Lotim, H.M. Syamsul Luthfi,SE hadir dalam acara Shilaturrahmi dan hizib akbar beberapa waktu lalu yang diselenggarakan oleh TG.H. Lalu Gede Wirasakti Amir Murni,Lc.MA, putra Hj. Sitti Raehanun ZAM. Yang juga kebetulan tengah resmi menjadi salah satu calon Bupati Lombok Tengah.

‘’Pertemuan ini telah lama kami rindukan, dan baru kali ini bisa terwujud setelah 14 tahun,’’ kata Hj. Sitti Rauhun kepada wartawan. ‘’Kami telah berjanji untuk tidak ada lagi perpecahan dan perbedaan pendapat yang membuat perpecahan akan terjadi lagi,’’ demikian Ungkap Ummi Hj. Sitti Rauhun ZAM.

Saat dikonfirmasi mengenai sebab bertemunya kedua Umminya, Tuan Guru KH. M. Zainul Majdi, M.A yang juga menjadi Gubernur NTB saat ini menegaskan “ yang jelas pertemuan ini tidak ada kaitannya dengan politik, apalagi terkait dengan pencalonan saudara saya H.L.Gede Sakti sebagai Bupati Lombok Tengah. Ini adalah benar-benar pertemuan intern keluarga. Jadi jangan disalah artikan” tegasnya. (nw.org)

%d blogger menyukai ini: